Setelah Onta Punuk Satu, Watusi juga Kedatangan Keluarga Baru



Surabaya, 3 Juli 2019.


Watusi (Bos primigenius taurus watusi), satwa ini dapat juga disebut sapi Afrika, sebab memiliki bentuk tubuh mirip dengan sapi dan berasal dari Afrika Timur. Tubuh watusi berwarna coklat gelap dan memiliki tanduk yang sangat besar dengan panjang kurang lebih 2 meter dari ujung ke ujung, yang berfungsi sebagai alat pertahanan dan juga sebagai alat penyeimbang suhu tubuh saat cuaca panas. Satwa endemik afrika ini melalui masa bunting selama 9 bulan untuk melahirkan 1 anak Watusi.


Kebun Binatang Surabaya kembali mendulang sukses breeding satwa. Setelah kelahiran Onta punuk satu, selang beberapa hari kemudian tepatnya tanggal 20 Mei 2019 lalu, 1 ekor watusi betina lahir dengan normal dan dalam keadaan sehat. Hasil perkawinan indukan yang bernama Juni (3) dengan pejantan Agus (5) ini lahir sekitar pukul 07.30 pagi. Dalam waktu kurang lebih satu jam setelah lahir, pukul 08.20 watusi kecil yang diberi nama Mei ini dapat berdiri dan berjalan dengan kuat untuk menyusu ke induknya.


Kelahiran bayi watusi yang saat ini masih berusia 1,5 bulan ini, menjadi koleksi watusi ke 4 yang dimiliki oleh Kebun Binatang Surabaya. Tentunya pengawasan dan pemeriksaan terus dilakukan oleh tim medis dan para keeper untuk memastikan kondisi induk dan bayinya selalu sehat dan terjaga dengan baik.


Fedding Time & Keeper Talk

Binturong                   10.00 - 11.00

Harimau Benggala   10.30 - 11.00

Pelikan             11.30 - 11.00

Pecuk Padi Hitam   11.30 - 11.00

Buaya               12.00 - 13.00

Beruang Madu     13.00 - 13.30

Komodo           13.30 - 14.30

Diselenggarakan setiap Hari Minggu & Hari Besar Nasional

Kontak

Addres: Jl. Setail No. 1, Darmo,

    Wonokromo, Surabaya

Phone: (031) 5678703

Fax: (031) 5677868

Email: pdtskbs@gmail.com

sosial